18/01/2018

Telegram vs WA

Hello… Group bisnis masih pake WA..?

Pada dasarnya, setiap aplikasi tidak ada yang sempurna yang mana memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Diantara kelebihan setiap aplikasi tersebut, pastilah ada pihak yang diuntungkan dan ada pula yang dirugikan.

Dalam Fitur Privasi dan Keamanan, Telegram memiliki fitur yang sangat luar biasa yakni “Secret Chat”. Dengan fitur tersebut, memungkinkan Anda melakukan percakapan enkripsi end-to-end. Bahkan, Telegram juga menambahkan fitur kata kunci tambahan untuk bisa membuka fitur tersebut.

Selain itu, didalam Fitur Secret Chat Telegram, terdapat fasilitas “Self Destruct Chats” yakni penghancuran percakapan secara otomatis yang bisa diatur jangka waktunya. Keunggulan lain dari fitur Secret Chat Telegram yakni kita tidak bisa melakukan forward pesan yang ada dan juga kita akan mendapatkan notifikasi ketika lawan bicara kita melakuan screenshoot pada percakapan kita di Secret Chat.

Selain Itu, Telegram adalah sebuah aplikasi Open Source yang mana siapa saja bisa melihat Source Kode, kode API atau protokol untuk menemukan celah keamanan yang ada. Telegram pernah menawarkan hadiah sebesar $200.000 kepada siapa saja yang dapat membobol sistem enkripsi keamananya.

Mungkin karena fitur inilah sehingga beberapa waktu lalu pemerintah Indonsia sempat akan melarang/memblokir aplikasi telegram di Indonsia, karena dianggap akan banyak digunakan untuk hal-hal negatif.

Namun disisi lain, untuk penggunaan bisnis, justru telegram sangat tepat digunakan. Kebanyakan orang yang gemar mengirim pesan melalui aplikasi messenger tentu sudah mengenal Whatsapp, akan tetapi belum banyak orang yang mengenal Telegram. Kehadiran Telegram di kancah aplikasi messenger telah mengundang perhatian para pengguna aplikasi messenger dan para pengembang aplikasi messenger, termasuk Whatsapp. Pengguna WA memang lebih banyak ketimbang telegram namun “BANYAK BELUM TENTU BENAR”

Kekurangan Telegram 

  1. Telegram: tidak/belum support video call
    WA: Support video call walau delay. Untuk video call kualitas terbaik gunakan DUO dari google.

Kelebihan Telegram 

  1. LEBIH MANUSIAWI
    Mengapa? karena telegram mentolerir kesalahan/kehilafan manusia. Salah/khilaf memang tabiatnya manusia. Telegram memungkinkan untuk EDIT MESSAGE atau bahkan DELETE MESSAGE kita TANPA MENINGGALKAN JEJAK baik itu message pribadi atau di group. Sedangkan jika anda salah ketik/salah kirim pesan di WA maka TIDAK DAPAT DIEDIT atau bahkan DI DELETE kecuali baru beberapa detik terkirim, bahkan admin group sekalipun. Sedangkan apa yang kita kirim belum tentu benar atau bisa saja salah kirim.
  2. KECEPATAN
    Telegram is The fastest messeger in the world. Mengirim pesan lebih cepat (berbasis cloud). Tahukah anda bahwa ketika anda melihat file gambar/video maka file tersebut terdownload ke cloud telegram BUKAN KE HP ANDA!
    WA is The lemot messenger in the world. Karena WA tidak memiliki cloud sehingga seluruh file gambar/video akan terdownload otomatis tersimpan ke HP anda sehingga HP anda dapat LEMOT en the hang. hehee..
  3. UKURAN APLIKASI
    – Telegram versi 4.4.1 android berukuran 46.18 MB
    – WhatsApp Versi 2.17.351 android berukuran 63.65 MB
  4. AKSES DARI BERBAGAI DEVICE
    Telegram dapat diakses dari berbagai perangkat termasuk diantaranya : telepon genggam, tablet, komputer, laptop dan lain-lain secara bersamaan. Telegram adalah aplikasi messenger berbasis cloud sehingga proses sinkronisasi terjadi dengan mulus. Apabila pengguna sedang menggunakan komputer atau laptop, aplikasi Telegram pada telepon genggam tidak perlu aktif sehingga lebih menghemat batere.
  5. MAX UKURAN FILE DIKIRIM
    – Telegram: foto, video, file apa saja max 1.5 GB per-file
    – WA: foto, video max 25 MB per-file
  6. CATCHE
    – Telegram: walau anda telah clear catche supaya kinerja hp maximal, namun semua data tidak hilang karena tersimpan di claud telegram.
    – WA: Clear catche, maka seluruh data file, foto tidak dapat anda akses lagi. Padahal bisa saja ada bukti file/foto yang penting.
  7. GROUP CHAT
    Telegram max 100.000 akun
    – WA: max 256 akun
  8. HISTORY GROUP CHAT
    – Telegram: memungkinkan MEMBER BARU yang bergabung di sebuah group chat dapat melihat semua history chat group tanpa admin mengulang kembali pesan yang penting.
    – WA: Member baru bergabung hanya akan melihat sebagai “RUMAH KOSONG” tanpa isi.
  9. ANTI SPAMMER
    Aanda sebagai admin group, sebel ga kalo ada yang spam/promo selain bisnis di group? Telegram mampu mendelete ISI SPAM dan seluruh postingan spammer berikut orangnya dari group. Sedangkan WA hanya mampu delete/kick orang yang membuat chat spam namun… isi chatnya tidak akan dapat didelete dari group sehingga jadi sampah.
  10. EDIT MESSAGE
    – Telegram: memungkinkan anda mengedit pesan yang TELAH TERKIRIM
    – WA: tidak dapat edit pesan
  11. POST LINK
    – Telegram: tersedia LINK untuk setiap postingan, misal di group chat sehingga anda tidak bolek-balek posting materi yang sama, cukup beri link nya dan partisipan yang lain dapat mengaksesnya.
    – WA: tidak tersedia fasilitas link post.
  12. CHANNEL
    Telegram memiliki fitur channel yaitu  proses penyiaran (broadcasting) dilakukan dengan benar menggunakan Channel. Channel dapat menampung jumlah anggota tak terbatas. WA tidak memiliki fitur Channel.
  13. STICKERS
    – Telegram dapat membuat sticket pribadi (Gratis) & cepat karena menggunakan format WebP untuk stickers sehingga ditampilkan 5x lebih cepat.
    – WA tidak dapat membuat stiker pribadi.
  14. BOT
    Telegram memiliki Fitur Bot yaitu akun yang dijalankan oleh aplikasi (bukan orang). Bot biasanya memiliki fitur AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan). Bot dapat melakukan apa saja: mengajar, bermain game, melakukan pencarian, melakukan penyiaran, mengingatkan, menghubungkan, integrasi dengan layanan lain, dan segala macam hal internet yang dapat anda bayangkan. WA tidak memiliki fitur bot.
  15. SECURITY
    Telegram lebih aman untuk penggunaan biasa dibandingkan dengan WA. Apabila Anda paranoid soal keamanan, maka Telegram memiliki fitur secret chat yang jauh lebih aman. EFF www.eff.org (Electronic Frontier Foundation, sebuah organisasi nonprofit untuk kebebasan masyarakat di dunia digital, termasuk menyoroti hal privacy) memberi penilaian terhadap bermacam aplikasi messenger menggunakan 7 kriteria.
Whatsapp Telegram Telegram
Secret Chat
Apakah pesan di-enkripsi pada saat pengiriman? Ya Ya Ya
Apakah pesan di-enkripsi sehingga penyedia jasa tidak dapat membaca isi pesan? Tidak Tidak Ya
Apakah anda dapat memastikan identitas kontak adalah yang sebenarnya (bukan orang / hacker menyamar jadi salah satu kontak anda dan mengirim pesan kepada anda) Tidak Tidak Ya
Apakah percakapan dahulu aman apabila identitas (dalam hal ini nomor telepon kita) hilang / dicuri? Tidak Tidak Ya
Apakah code aplikasi yang bersangkutan terbuka untuk diperiksa oleh umum? (terkait apakah aplikasi tersebut melakukan sesuatu tanpa sepengetahuan pengguna, misalnya mengirim informasi tertentu kepada pihak penyedia jasa, atau celah keamanan lain) Tidak Ya Ya
Apakah sistem keamanan terdokumentasi dengan baik (sehingga memudahkan pihak lain untuk memeriksa sebuah aplikasi) Tidak Ya Ya
Apakah ada audit (dari pihak lain) terhadap code aplikasi belakangan ini? Tidak Ya Ya

Bonus:

Telegram membuat group chat lebih hidup dengan fitur Replies, Mentions, Hashtags, Forwards.
Reply berguna untuk membalas chat tertentu dari seseorang dengan ikut menyertakan chat tersebut dalam balasan.
– Salah satu kegunaan mention (dengan format @username) pada chat group adalah apabila ada hal yang penting untuk diketahui orang yang di-mention, maka orang tersebut akan mendapatkan notification (pemberitahuan) walaupun orang tersebut mematikan notification (mute) dari group yang bersangkutan.
– Bagi yang sudah terbiasa dengan dunia internet tentu sudah mengenal hashtag. Hashtag membuat chat pada group lebih terstruktur. Kata yang dimulai dengan # apabila diklik atau di-tap akan menghasilkan daftar hasil pencarian sesuai dengan kata tersebut.
– Kita dapat memberikan komentar pada bagian bawah dari chat yang akan di-forward.

Perang Whatsapp dengan Telegram telah dimulai:
– Sejak 30 November 2015, aplikasi Whatsapp untuk android melakukan blokir terhadap tautan (link) Telegram, sehingga tidak dapat diklik dan tidak dapat di-copy.
Facebook menutup akun resmi Telegram di facebook yang beralamat www.facebook.com/tlgrm.
Pada 19 Febuari 2014, Facebook meng-akuisisi Whatsapp dengan nilai 19 millyar US dollar. Dengan kata lain, Facebook adalah pemilik Whatsapp.